Tampilkan postingan dengan label UGM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label UGM. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 April 2015

UGM diskriminasi calon mhsw difabel katanya? Bener nih?

UGM diskriminasi calon mhsw difabel katanya? Bener nih?
http://www.tempo.co/…/UGM-Godok-Syarat-Khusus-Seleksi-Bagi-…
Ada yg tanya, "Itu bener nggak sih? Tertanggal 21 Januari 2015"
Itu temen saya tanya. Saya (Karim ketua) jawab pd intinya, itu benar tp "dipelintir" seolah UGM diskriminasi.
Ingin kami jelaskan agar jangan terima info sepatah2 n lgsg judge. UGM tidak pernah diskriminasi bg calon mhsw difabel. Asal memenuhi syarat siapapun boleh masuk tdk mengenal latar blkg n calon mhsw tsb, termasuk difabel?
Jika ada diskriminasi, knp bisa ada Mas Slamet Thohari alumni filsafat, mas Mukhanif founder ukm, saya Karim di fak hukum, Inggar d biologi, jg tmn2 mhsw difabel lainnya di UGM baik yg msh aktif maupun sdh lulus?
Jika ada diskriminasi, knp Dekanat n Rektorat UGM berkenan berdiskusi dng ukm kami sewaktu kecolongan ada syarat ttg difabel dr panitia snmptn 2014 n kami tdk setuju pengkategorian tsb? Dan pihak UGM kirim surat, pertama pula.
Itulah evaluasi bagi kami, kami DA UGM, Dirmawa UGM, ukm kami inisiasi agar ada penjelasan ttg situasi n kondisi fakultas jurusan msg2, bgmn kegiatan belajar msg2 tmpt, manakah fak/jur yg tepat bagi calon mhsw difabel sesuai kebutuhannya. Justru di sinilah letak upaya kami transparan n terbuka. Ini jg bentuk tsnggungjawab UGM dlm menerima mhsw UGM, termasuk upaya ukm kami memperjuangkan hak mhsw n calon mhsw.
Kami akademika ada cara tersendiri utk menyelesaikn masalah dng lbh diplomatis, tdk main senggol atau ngompori, trmasuk kami dulu jg menolak demo pas ada syarat diskriminasi difabrel pas snmptn 2014.
Mohon utk mjd perhatian n evaluasi bersama. Terima kasih.
Ttd. Karim
Ketua ukm peduli difabel
Universitas Gadjah Mada
2015

---
http://m.tempo.co/read/news/2015/01/28/058638127/UGM-Godok-Syarat-Khusus-Seleksi-Bagi-Difabel
UGM Godok Syarat Khusus Seleksi Bagi Difabel
RABU, 28 JANUARI 2015 | 02:59 WIB
TEMPO.CO , Yogyakarta:Direktur Akademik Universitas Gadjah Mada (UGM), Sri Peni Wastutiningsih mengatakan kampusnya tetap berencana memberlakukan syarat khusus bagi pendaftar difabel, yang memilih jurusan tertentu, lewat Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Pemberlakuan syarat, yang sempat menuai protes banyak aktivis difabel pada tahun lalu itu, tidak dihapus sepenuhnya. "Kami sedang membahasnya dengan UKM Difabel (Unit Kegiatan Mahasiswa Peduli Difabel) UGM," kata Peni seusai sosialisasi SNMPTN ke semua sekolah se-DIY pada Selasa, 26 Januari 2015.

Dia menjelaskan pemberlakuan syarat bagi peserta difabel pendaftar SNMPTN itu akan diterapkan dalam format baru. Perbedaannya dari tahun lalu ialah karena ada penjelasan detail mengenai alasan adanya syarat itu di jurusan-jurusan tertentu. "Ini juga berdasar usulan dari UKM Difabel," kata dia. (Baca:Kaum Difabel Berpotensi Kreatif dan Prestasi )

Peni berharap pemberlakuan format baru seperti ini bisa lebih diterima oleh kalangan difabel. Sebabnya, ada penjelasan yang mendetail mengenai sebab munculnya suatu syarat yang mencegah peserta dengan kategori difabel jenis tertentu mendaftar ke suatu jurusan. "Tidak semua jurusan, hanya beberapa saja yang memberlakukan syarat seperti itu," kata dia.

Contohnya, Peni menambahkan, pendaftar dengan buta warna keseluruhan dianggap akan kesulitan mengikuti bidang studi kimia atau elektro. Hal ini karena kemampuan membedakan warna tertentu menjadi kebutuhan utama di dua bidang studi tersebut. Misalnya, kemampuan membedakan warna kabel di sistem elektronik atau zat kimia di laboratorium. Jurusan lain yang kemungkinan juga memasukkan syarat terkait difabel ialah kedokteran. (Baca:Siswa Difabel dan Marginal Bisa Dapat Beasiswa S-2)
Peni mengatakan pembahasan soal format baru syarat bagi pendaftar difabel ini masih terus berjalan sampai pendaftaran SNMPTN dibuka. "Kami juga baru sekali bertemu UKM Difabel, nanti akan dibahas bersama mereka lagi," kata dia.

Adapun Ketua Admisi Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Casmini mengatakan kampusnya memperbolehkan semua pendaftar difabel mendaftar lewat SNMPTN dan jenis seleksi lain. Selain itu, kampusnya juga akan menambah satu jalur seleksi baru yang khusus bagi pendaftar difabel. "Namanya Seleksi Reguler Pendaftar Difabel yang waktunya bersamaan dengan ujian mandiri," kata Casmini.

Seleksi khusus itu akan digelar dengan dilengkapi beragam pelayanan yang memudahkan difabel. Menurut Casmini para pendaftar difabel juga akan diberi layanan konsultasi mengenai pemilihan jurusan yang tepat. "Layanan konsultasi itu berisi penjelasan tentang jurusan apa saja yang tepat sesuai kemampuan difabel," kata dia.

Namun, Seleksi jalur khusus difabel di UIN Sunan Kalijaga hanya memberikan jatah 15 kursi mahasiswa baru saja. Alasan Casmini, selama ini setiap tahun biasanya hanya ada 15-30 pendaftar difabel yang memilih sejumlah jurusan di UIN Sunan Kalijaga. "Makanya, tahun ini disediakan 15 kursi lewat jalur khusus ini," kata dia
---

Pak Pangad Gelanggang UGM:
Mas Karim menurut saya UGM tidak Diskriminasi terhadap teman teman Difabel terbukti bahwa ada UKM peduli Difabel, Bangunan bangunan di UGM di Desain untuk ini contoh kongkrit di Fisipol, KPTU, dan sebentar lagi Gedung Gelanggang yang akan dibangun, semunya dipersiapkan Fasilitas jalan bagi Mahasiswa yang berkebutuhan kusus.





Pak Haryono dirut keu UGM (tuna daksa kaki):
Terima kasih mas Karim atas infonya. Saya setuju bahwa adik-2 difabel perlu diedukasi ttg info kebijakan UGM ttg difabel. Saya juga bisa dijadikan sampel contoh bgm menerima saya tdk hanya jadi pejabat.
Tdk
hanya bisa jd mhs tapi juga jadi pejabat di UGM
Kita sbg difabel harus juga bijak saat memilih jurusan yg tepat karena jk salah pilih jurusan maka malah akan menyulitkan saat kita kuliah nantinya. Thanks Haryono .

Selasa, 03 Februari 2015

Just Share tentang Web Palawa UGM

Just Share tentang Web Palawa UGM

Intinya: Palawa.ugm.ac.id : Masuknya tetep pake niu n pass portal akademik seperti biasa. Ntr ada banyak menunya gtu. Nilai yg semester sebelumnya bisa liat kalo yg semester trakhir diambil blm bisa soalnya belum ngisi EDoM Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa entah gimana ngisinya. Liat nilainya di bagian menu akademik, terus mahasiswa ntar dikanannya ada nilai, riwayat nilai dll. Tulisannya konsekuensi kalo belum ngisi EDoM ga bisa IRS/KRS juga. Ternyata udah bisa isi edom nya, di bagian menu akademik terus klik edom ntar tinggal pilih terus klik kelasnya, habis itu kita udah bisa isi edom nya. Diisi buruk smua aja. Nilai ttp kluar kok. Lagian itu webnya lebih gampang kok dari yang sebelumnya. Kan pas buka edom itu dijelasin kalo itu bersifat rahasia. Jadi kalo pun lo ngasih penilaian jelek ke dosen, gak bakalan ngaruh sama nilai.

Beberapa hal penting yang harus diperhatikan mahasiswa UGM saat pertama kali mengakses Palawa UGM sebagai berikut:
1. Jangan panik! Santai saja, ini adalah sistem baru yang ditawarkan UGM melalui Palawa UGM. Sistem ini lebih baik dan fiturnya lebih komplit daripada sistem sebelumnya (Portal Akademik UGM). Cermati dahulu dengan seksama, baca satu persatu, akses halaman serta fiturnya satu persatu agar semakin jelas dan paham.
2. Sistem Palawa UGM ini memiliki fitur Auto-Logout di mana mahasiswa yang login (masuk) akan di-logout (dikeluarkan) secara otomatis setiap 10 menit sekali. Jangan khawatir, kita tinggal login lagi saat di-logout oleh sistem. Hal ini bertujuan untuk menambah keamanan dalam sistem Palawa UGM terutama keamanan terhadap akun kita.
3. Saat pertama kali masuk Palawa UGM biasanya beberapa informasi akademik seperti riwayat registrasi, hasil studi, rekap nilai, dan riwayat nilai serta informasi profil masih banyak yang kosong. Tidak masalah, beberapa menit kemudian informasi tersebut akan lengkap dengan sendirinya karena saat kita masuk pertama kali maka sistem baru memulai merekap (load) data dari sistem sebelumnya untuk ditampilkan pada sistem baru Palawa UGM.
4. Hasil studi periode 2014 semester gasal (KHS terbaru) belum bisa ditampilkan karena kita belum mengisi EDoM (Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa). Untuk itu, kita harus mengisi EDoM tersebut. Konsekuensi jika kita tidak mengisi EDoM meliputi: Nilai tidak ditampilkan di laman hasil studi mahasiswa meskipun data nilai sudah dimasukkan ke dalam sistem; Rekap nilai tidak ditampilkan; dan Tidak dapat melakukan Isian Rencana Studi (IRS/KRS). Setalah kita mengisi EDoM pada semua mata kuliah yang diambil maka hasil studi baru bisa keluar.
5. Memulai mengisi EDoM. Buka menu Akademik > Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa > Dosen Pengampu Mata Kuliah lalu pilih satu persatu kelas mata kuliah yang diambil dan isi satu persatu evaluasi terhadap dosen pengampu mata kuliah tersebut sesuai dengan hati nurani Anda. Jangan takut, data bersifat rahasia, sistem hanya mencatat isian dan menandai Anda sudah mengisi tetapi tidak menyimpan relasi isian dengan profil Anda.
6. Sabar dalam mengakses setiap fitur Palawa UGM terutama dalam mengisi EDoM. Jangan gegabah, perubahan portal yang mendadak membuat ribuan mahasiswa UGM mengakses seketika dalam waktu yang bersamaan sehingga diperkirakan trafik pada server webnya akan penuh beban yang mengakibatkan proses berlangsung lebih lama (lemot). Terlebih ini masih periode penantian nilai hasil studi dan mendekati periode KRS. Usahakan koneksi internet yang kita gunakan cepat atau akseslah pada waktu-waktu sepi, misalnya tengah malam atau dini hari.
7. Jangan risau saat kita sudah mengisi EDoM tetapi saat kita lihat di halaman Hasil Studi menunjukkan bahwa EDoM belum terisi. Tipsnya adalah dengan mengisi EDoM satu persatu, jangan langsung dibuka EDoM beberapa mata kuliah pada banyak tab. Buka EDoM mata kuliah pertama lalu diisi, kemudian cek di halaman Hasil Studi dan pastikan bahwa EDoM mata kuliah pertama tersebut sudah berhasil terisi (tidak ada tulisan "belum mengisi EDoM"). Setelah itu, tunggu beberapa saat sekitar dua menit sambil browsing atau sambil makan camilan baru kemudian mengisi EDoM mata kuliah kedua dan seterusnya sampai semua EDoM mata kuliah berhasil terisi.

Informasi Akademik : berikut adalah Tata Cara Penggunaan Portal Akademik Baru (short version). silahkan didownload dan disebarkan infonya. terimakasih http://bit.ly/TataCaraPenggunaanPortalAkademik

Buka bit.ly/tentangpalawa guys, ada update FAQ dsana :) (Frequently asked questions)
Sedikit informasi.Guys kalo mau baca ada FAQ PALAWA nih, dema fisipol baru bikin habis wawancara sama pihak DA. Cek aja bit.ly/tentangpalawa :) kalo kurang kasih pertanyaan lg aja yaa secara garis besar ataupun kasus spesifik, nanti diaudiensi lagiii. Makasih.

 [FAQ] [ADVOKASI] Tentang Portal Palawa.

Note ini akan di update tiap harinya mulai dari Senin, 2 Februari 2015.Ikuti terus perkembangannya.

(Forum Answer & Question) PALAWA UGM
Wawancara dengan Bu Erika dan Pak Haris, bagian Informasi dan Teknologi Direktorat Akademik UGM.

1. Apa sih website palawa.ugm.ac.id itu?
a) Palawa, atau Portal Mahasiswa, adalah portal yang (diharapkan) memungkinkan seluruh civitas akademika UGM untuk mengakses berbagai informasi akademik dengan akses lebih cepat dan fitur yang lebih lengkap. Portal ini menggantikan fungsi dari portal mahasiswa yang sebelumnya dapat diakses di akademika.ugm.ac.id.
b) Kamu bisa website palawa.ugm.ac.id dan Log In dengan user name dan password yang pernah kamu gunakan di portal akademik sebelumnya.

2. Mengapa tidak ada sosialisasi kepada mahasiswa?
a) Sosialisasi belum dilakukan karena terdapat kebutuhan mendesak akan fitur Evaluasi Dosen oleh Mahasiswa yang terdapat di Palawa.
b) Sosialisasi akan dilakukan di tingkat fakultas dengan bantuan Kepala Seksi bagian Informasi dan Teknologi di fakultas.

3. Kenapa tidak ada uji coba terhadap portal baru ini?
a) Uji coba sudah pernah dilakukan sejak tahun lalu di beberapa fakultas. Namun, tidak ada permasalahan yang berarti dalam uji coba tersebut karena mahasiswa atau pihak yang dilibatkan tidak banyak. Eror banyak terjadi sekarang salah satunya dikarenakan akses yang membludak dari puluhan ribu mahasiswa UGM.

4. Bagaimana koordinasi pihak universitas dengan fakultas terkait portal ini?
a) Saat ini belum ada koordinasi kepada kepala seksi fakultas yang mengurus bagian IT. Hasil audiensi dengan pihak fakultas hari ini (Senin, 2 Februari 2015) menyatakan mereka tidak mengetahui bahwa Palawa sudah di launching ke pihak mahasiswa. Sehingga, Advokasi Dema dialihkan untuk melakukan koordinasi langsung ke pihak universitas.

5. Karena masih transisi portal lama ke portal baru, mengapa keduanya tidak diaktifkan terlebih dulu untuk menjamin KRS bisa berjalan dengan baik?
a) Hal ini tidak bisa dilakukan karena dengan pengaktifan kedua portal, mahasiswa bisa dipastikan cenderung mengisi KRS di portal akademik yang lama. Padahal, fitur yang dirasa universitas cukup mendesak ada pada portal baru. Ini juga untuk menghindari kebingungan akan informasi yang valid.

6. Apakah universitas memiliki jaminan jika pada akhirnya ada kendala teknis yang menyebabkan mahasiswa tidak bisa melakukan KRS hingga masa revisi habis?
a) Yang paling penting, laporkan setiap akun yang bermasalah dan pihak universitas akan mengecek server tersebut dengan jaminan waktu untuk perbaikan.
b) Usahakan segala proses dilakukan dalam masa KRS dan revisi KRS.
c) Jika masih ada kendala teknis yang sangat krusial di masa transisi ini hingga akhir masa KRS, mahasiswa tersebut dapat mengajukan surat ke Dekanat Fakultas masing-masing dan melakukan diskusi dengan alasan keterlambatan yang logis, dibantu dengan Departemen Advokasi.

7. Bagaimana jika tidak bisa Log-In ke portal palawa?
a) Log-in gagal kemungkinan karena server sedang sibuk. Akses pada website penuh di waktu-waktu tertentu, terutama masa KRS dan revisi KRS ini. Jika tidak bisa, coba lagi beberapa saat.

8. Untuk mahasiswa Fisipol, jika sudah mengisi KUEL, apakah masih harus mengisi EDoM?
a) Ya. Transisi portal lama ke portal baru menyebabkan belum terintegrasinya hasil evaluasi yang dilakukan di tingkat fakultas dan universitas. Standar yang digunakan juga berbeda. Sehingga, mengisi EDoM menjadi suatu keharusan untuk memunculkan Hasil Studi di tingkat universitas.

9. Haruskah mahasiswa Fisipol mengisi EDoM dari semester 1 untuk melihat Hasil Studi?
a) Tidak perlu. Mahasiswa hanya perlu mengisi EDoM untuk semester ganjil 2014.

10. Bagaimana jika nilai mata kuliah tidak muncul di bagian ‘Hasil Studi’?
a) Mahasiswa perlu mengisi seluruh bagian EDoM untuk memunculkan nilai pada Hasil Studi.
b) Selain itu, nilai bisa di cek di ‘Hasil Studi’, ‘Rekap Nilai’, dan ‘Riwayat Nilai’.
i. Hasil studi berisi nilai mata kuliah dengan rekapan per-semester.
ii. Rekap Nilai berisi seluruh mata kuliah beserta nilainya, termasuk nilai terbaru jika ada mata kuliah yang mengulang.
iii. Riwayat Nilai berisi rekam jejak nilai yang pernah didapatkan oleh mahasiswa tersebut.

11. Bagaimana jika tidak bisa mengisi EDoM di portal?
a) EDoM blank dan tidak ada form yang bisa diisi disebabkan oleh kendala server yang belum stabil.
b) Sebagai solusi, segera lakukan pengaduan ke Advokasi Dema Fisipol (085714430001 - Kiki) dengan format nama_NIM_keluhan. Kami akan menyampaikan nama dan NIM yang akunnya bermasalah ke bagian Informasi dan Teknologi Direktorat Akademik UGM setiap hari selama masa REVISI KRS Fisipol, setiap pukul 09.00 dan pukul 13.00.
c) DA akan memproses akun yang bermasalah agar bisa mengakses EDoM segera. Jika masih belum bisa mengakses di hari itu, beri laporan ke Advokasi Dema kembali.

12. Apa arti notifikasi ‘belum disetujui’ yang muncul di samping mata kuliah dalam lembar KRS?
a) Secara ideal, notifikasi itu dihadirkan untuk memperkuat peran Dosen Pembimbing Akademik (DPA) di tiap fakultas. DPA kedepannya akan memberikan masukan dan izin bagi KRS mahasiswa. Namun, dalam masa transisi portal saat ini, tidak menjadi masalah jika notifikasi ‘belum disetujui’ masih ada dalam KRS. Mahasiswa tetap akan terdaftar dalam mata kuliah tersebut.

Kami akan update terbaru lagi secepatnya.

Salam Dekat-MenyegarkanDepartemen AdvokasiDewan Mahasiswa Fisipol UGM

Selamat Pagi Teman-Teman..
PENTING!!
Berhubungan dengan fasilitas baru yang diberikan oleh pihak Universitas dengan meluncurkan website "palawa.ugm.ac.id" , apakah selama ini ada keluhan ,aduan, atau pertanyaan?
Kami akan mencoba untuk membantu teman-teman untuk mengetahui informasi tentang kesulitan atau keluhan teman-teman.
Teman-teman bisa menyampaikan masalahnya di Grup Line ini atau sms ke 082242039850

Terima Kasih :D
Departemen Advokasi

DEMA Justicia

PENTING!! Jawaban atas pertanyaan atau aduan teman-teman mengenai Web Palawa. Source: IT Direktorat Akademik UGM (Tolong Disebar)

1.SEBENARNYA SEMESTER GENAP INI MENDAPATKAN 24 SKS, TETAPI KENAPA DI WEB MAKSIMAL HANYA 18 SKS?
-Hal tersebut tergantung dari Fakultas masing-masing, sebab Direktorat Akademik hanya menerima input data dari pihak Fakultas. Jadi dimungkinkan karena nilai belum direkap keseleruhan, sehingga hanya keluar   maksimal 18 SKS.
BAGI TEMAN-TEMAN YANG MENGALAMI PROBLEM YANG SAMA, SILAHKAN MENCANTUMKAN NOMOR INDUK MAHASISWA dan KIRIM KE NOMOR  085815057807 UNTUK DAPAT DIKONFIRMASI KE PIHAK FAKULTAS.

2.KENAPA SERING ERROR KETIKA LOG IN DAN SUSAH DIAKSES MELALUI HP ATAUPUN TABLET?
-Hal tersebut dikarenakan kalian Log In di jam aktif, di mana banyak mahasiswa yang mengakses web Palawa tersebut. Namun ada kabar gembira untuk kita semua, mulai hari ini gangguan seperti Error, susah log in sudah diatasi, sebab sudah ditambah amunisi dari pihak Direktorat Akademik. Dengan demikian, Web Palawa juga dapat diakses secara maksimal melalui HP maupun Tablet.

3.DI LAMAN Edom, TERDAPAT 2 KELAS UNTUK MATA KULIAH YANG SAMA. APAKAH MEMPENGARUHI KRS/IRS?
-Mahasiswa memang tidak dapat memiliki dua kelas dalam satu mata kuliah. Namun mulai hari ini pihak Direktorat Akademik sudah menghapus daftar kelas yang memang tidak aktif atau sudah ditinggalkan. Silahkan dicek lagi.

4.WAKTU YANG TERSEDIA UNTUK MENGAKSES WEB HANYA 10 MENIT, SETELAH ITU AKAN LOG OUT SENDIRI. BAGAIMANA KALAU MENGGANGGU WAKTU KRS an? BAGAIMANA SOLUSINYA?
- Pihak Direktorat Akademik telah mempertimbangkan waktu untuk mengakses Web Palwa, sebab sebenarnya pada web sebelumnya durasi yang diberikan kepada mahasiswa juga 10 Menit. Hanya saja sekarang durasi tersebut ditampilkan, sehingga mahasiswa mengetahui waktu yang tersedia. Dari pengalaman, Direktirat Akademik memprediksikan bahwa 10 menit waktu yang sangat cukup untuk melakukan KRS.
Lalu bagaimana SOLUSI untuk mengantisipasi agar KRS tidak terganggu?
Teman-teman dapat membuka link dengan tab baru, sebab waktu kalian akan kembali dihitung dari 10 menit awal.

Apakah ada pertanyaan atau aduan? Silahkan menghubungi 082242039850 ; 08156570674 atau melalui Group Line ini.
Terima Kasih


Departemen Advokasi Dema Justicia

Minggu, 23 November 2014

Catatan Ospek Karim FH UGM 2012



Ospek PALAPA 2012 Universitas Gadjah Mada
Nilai-nilai Dasar Ke-UGM-an
1.                   Religious
2.                   Amanah
3.                   Progresif
4.                   Kontributif
5.                   Kerakyatan
6.                   Kepekaan dan kepedulian terhadap lingkungan
7.                   Jujur
8.                   Nasionalisme dan kebangsaan
9.                   Aktif dan kritis
10.               Intelektualitas
11.               Persaudaraan
12.               Disiplin

Ke-UGM-an
  • Pancasila – Keilmuan
Pancasila
Keilmuan
Ketuhanan Yang Maha Esa
Kebenaran dan kenyataan
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Obyektifitas
Persatuan Indonesia
Kebebasan
Kerakyatan yang dipimpin oleh kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan
Perjuangan
Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia


  • Diskusi Kelompok 322 PALAPA: Tenaga ahli terpenting untuk mengatasi sebuah Negara terpuruk, terbelakang, dan sangat miskin
1.       Pendidikan : pengetahuan dasar untuk melakukan sesuatu
2.       Kesehatan  : masyarakat tidak mungkin beraktifitas dengan baik jika sakit
3.       Geografi      : mengetahui potensi, struktur, dan kondisi wilayah
4.                               : membantu kerangka dasar dan proses perkembangan pembangunan
5.       Hukum         : menjaga ketertiban terhadap apa yang telah dibangun
***


Ospek REFORMASI 2012 Fakultas Hukum UGM
Materi dari Dosen FH UGM
Materi 1
Oleh: Bu Dewi
  • Dari siswa menjadi mahasiswa
1.       Perubahan paradigma
2.       Tujuan mengenyam pendidikan
3.       Kendalikan emosi
4.       Komunikasi
  • Kesadaran bertanggungjawab
  • Manajemen waktu antara kuliah dengan organisasi
  • Mengembangkan ketrampilan
Materi 2
Oleh: Pak Sigit
  • Untuk meraih gelar S.H. :
1.       145 sks
2.       Perhatikan mata kuliah sebagai pra-syarat
3.       Pilih konsentrasi setelah 75 sks
4.       4 semester pertama minimal menyelesaikan 30 sks
  • Metode Student Centre Learning (SCL) dengan memperhatikan nilai UTS, UAS, dan tugas.
  • Kartu Rencana Studi (KRS) dan Dosen Pembimbing Akademik (DPA):
-          Tiap semester harus merencanakan studi
-          Perhatikan MK pra-syarat
-          Harus sesuai dengan jadwal kalender akademik
-          Bertemu dengan DPA
  • Syarat peminjaman buku di Law Library: max. 5 eksemplar dan 14 hari kerja
  • Web penting
-          lcdc.law.ugm.ac.id
-          sms.law.ugm.ac.id
-          mail.ugm.ac.id
-          blog.ugm.ac.id
-          international.westlaw.ugm.ac.id
  • Afirmative Action bertujuan memberi ruang bagi masyarakat tertinggal untuk mengenyam pendidikan di UGM
***


Ospek OLMA ALSA 2012 LC UGM
Organizing Leadership and Management of ALSA
Asian Law Students Association
Local Chapter Universitas Gadjah Mada
Materi 1
Oleh: Kak Raihan (Director of ALSA LC UGM)
Proses dinamika ALSA:
                Adaptasi à proses berekmbang à menjaga nama baik à deadline kerja à konflik à jenuh…?
Hal-hal yang harus diperhatikan:
  1. Sense of objectify
  2. Memiliki tujuan: where, why, how
  3. Cinta dengan mengetahui tapi jangan berlebihan
  4. Aktif
  5. Komitmen dan tanggung jawab
  6. Profesionalisme vs. kekeluargaan
  7. Kemauan untuk berkembang
  8. Komuikasi dan koordinasi yang baik
  9. Kreatif anti plagiasi
  10. Respect terhadap sesame
  11. Disiplin
Materi 2
Oleh: Kak Cindy
  • ALSA identity: networking
  • ALSA opportunities: family, friends, colleague, knowledge, experience, self-occupation, achievement
  • ALSA dan dunia kerja: different, understanding, corporate, deadline, work literally
  • Memimpin dan berprestasi
  • Focus A-L-S-A: Active, take Lead, Sincerity, Achieve
-          Active: not only attend
-          Take Lead: staff à coordinator à project officer; member à manager à etc.
-          Sincerity: terbuka terhadap kritik dan saran, ikhlas, saling percaya dan menghargai, tumbuh
-          Achieve: get a goal, achievements, not only in academic, work hard, never give up
***

Senin, 24 Maret 2014

Difabel Harus Kuliah


FORUM GROUP DISCUSSION
“DIFABEL HARUS KULIAH”

Menanggapi Adanya Isu Diskriminatif bagi Difabel dalam SNMPTN 2014 dan Sikap Universitas Gadjah Mada

Audiensi UKM Peduli Difabel Universitas Gadjah Mada dengan Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Direktur Kemahasiswaan, serta Para Dekan sebagai Perwakilan Fakultas di Universitas Gadjah Mada

JADWAL ACARA


Hari/tanggal    : Sabtu, 15 Maret 2014
Tempat            : Gedung CED UniversitasGadjahMada
Jam
Kegiatan
Durasi
12.00 – 13.00
Registrasi
60’
13.00 – 13.15
Pembukaan
Menyanyikanlagu Indonesia Raya danHymneGadjahMada
15’
13.15 – 13.35
Sambutandari UKM PeduliDifabelUGM
20’
13.35 – 13.50
SambutandariRektorat
15’
13.50 – 14.00
Sesi Moderator
10’
14.00 – 16.00
FGD
120’
16.00 – 16.15
Kesimpulan
15’
16.15 – 16.25
Penutup
10’

 
TOPIK DISKUSI


Dalam teori social manapun,  selalu ada kelompok dominan dan terdominasi. Kelompok terdominasi umumnya memiliki kedudukan marginal. Kelompok marginal di Indonesia antara lain kaum tertinggal/terbelakang, miskin, perempuan, dan difabel khususnya dalam hal ini. Kebijakan affirmative action sudah banyak dilakukan untuk mempercepat proses keadilan, termasuk di perguruan tinggi, seperti jalur masuk khusus bagi kelompok masyarakat miskin dengan jaminan beasiswa. Namun bagi kaum difabel masih sangat minim kebijakan affirmative education inidilakukan. Bahkan, yang terjadi justru adanya diskriminasi yang masih kerap kali ditemui. Adanya diskriminasi dalam SNMPTN 2014 yang menolak calon mahasiswa dengan pengkategorian difabelitas tertentu. Meski demikian, masih dapat ditemui mahasiswa difabel di PT, meski jumlahnya tak seberapa dan harus melalui perjuangan yang keras.


Kejanggalan
Diserahkan kpd Wamendikbud Pak Kasim, bukan di bawah Mendikbud Pak M. Nuh. Komentar Pak Nuh, “kan berdasarkan yang dibutuhkan atau tidak


Sudah ada pengkategorian difabel sejak awal:

Tidak tuna netra

Tidak tuna rungu

Tidak tuna wicara

Tidak tuna daksa

Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian

Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian

Lihat persyaratan khusus di website PTN


Pak Kasim ,”pengkategorian ini akan dicabut

Bertentangan

Pasal 31 ayat (1) UUD NRI 1945, kesempatan memperoleh hak pendidikan bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.


Pasal 10 ayat (1) UU 4/1997 ttg Penyandang Cacat, menyatakan bahwa penyandang disabilitas berhak untuk memperoleh pendidikan pada semua satuan, jalur, jenis, dan jenjang pendidikan.


Pasal 5 khususnya ayat (2) UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus.


Pasal 9 UNCRPD ttg pemenuhan aksesibilitas di lembaga pendidikan. Pemerintah Indonesia telah meratifikasi melalui UU 19/2011.


Pasal 9 Aksesibilitas. 2) Negara-Negara Pihak harus juga mengambil kebijakan-kebijakan yang tepat untuk:


(a) Mengembangkan, menyebarluaskan, dan memantau pelaksanaan standar minimum dan panduan untuk aksesibilitas terhadap fasilitas dan layanan yang terbuka atau tersedia untuk publik;

(c) Menyelenggarakan pelatihan bagi pemangku kepentingan tentang masalah aksesibilitas yang dihadapi oleh penyandang disabilitas;

(d) Menyediakan di dalam gedung dan fasilitas lain yang terbuka untuk publik, tanda-tanda dalam huruf Braille dan dalam bentuk yang mudah dibaca dan dipahami;

(e) Menyediakan bentuk-bentuk bantuan langsung dan perantara, termasuk pemandu, pembaca, dan penerjemah bahasa isyarat profesional, untuk memfasilitasi aksesibilitas terhadap gedung dan fasilitas lain yang terbuka untuk publik;

(f) Meningkatkan bentuk bantuan dan dukungan lain yang sesuai bagi penyandang disabilitas untuk menjamin akses mereka terhadap informasi;

(g) Meningkatkan akses bagi penyandang disabilitas terhadap sistem serta teknologi informasi dan komunikasi yang baru, termasuk internet;

(h) Memajukan sejak tahap awal desain, pengembangan, produksi, dan distribusi teknologi dan sistem informasi dan komunikasi yang dapat diakses, sehingga teknologi dan sistem ini dapat diakses dengan biaya yang minimum.


UU 39/1999 ttg HAM

oPasal 12, 13, 16 setiap orang berhak atas pendidikan, mengembangkan kemampuan, memperoleh manfaat teknologi;

oPasal 42 dan 54 setiap WN yang berusia lanjut, cacat fisik dan atau cacat mental berhak memperoleh perawatan, pendidikan, pelatihan, dan bantuan khusus atas biaya negara, menjamin kehidupan yang layak sesuai martabat kemanusiaan, meningkatkan rasa percaya diri, dan kemampuan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Aksesibilitas fisik memang penting

Namun kesadaran dan kepedulian lebih penting

Reaksi di Tengah Masyarakat

UKM Peduli Difabel UGM memilih jalur dialog dan anti demo. Begitu pula kami berusaha mencegah demo nasional dari beberapa LSM se nasional, salah satunya di Yogyakarta khususnya UGM menjadi sasaran, agar tidak terjadi. Dikhawatirkan pula tidak hanya membuat kerusuhan, namun juga kekhawatiran ditunggangi kepentingan politik mengingat Pemilu 2014.


Masih dimungkinkan kesempatan: SNMPTN 2014 ditutup akhir Maret 2014


Tidak hanya itu, bahkan terdapatDeklarasi Lathuharihari” (yang masih coba kami klarifikasi) yang menyatakan Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga (dalam petisi tersebut salah tertulisUniversitas Erlangga”) dan Syafi’i Ma’arif yang dituduh sebagai tokoh diskriminatif 2014.



Petisi dari Pak Slamet Thohari (alumni filsafat UGM, tuna adaksa kaki) membuat petisi di change.org


http://www.change.org/id/petisi/perguruan-tinggi-negeri-dan-panitia-snmptn-seleksi-nasional-masuk-perguruan-tinggi-negeri-mencabut-persyaratan-yang-diskriminatif-bagi-penyandang-disabilitas-dan-memberikan-kebijakan-affirmative-action-dalam-perguruan-tinggi-negeri


Judul: Mencabut Persyaratan Yang Diskriminatif Bagi Penyandang Disabilitas Dan Memberikan Kebijakan Affirmative Action Dalam Perguruan Tinggi Negeri


Mukhanif Yasin Yusuf PURBALINGGA, INDONESIA

Inklusif hukumnya wajib.!!!!!

ada amanah UU No 19 tahun 2011...


Marlita Ekasari YOGYAKARTA, INDONESIA

Harusnya teman-teman difabel yang berpotensi menjadi aset bangsa bisa mengenyam pendidikan yang setara, bahkan negara wajib memfasilitasi


reiki nauli harahap INDONESIA

sangat diskriminasi


Ascarti Adaninggar INDONESIA

karena setiap orang berhak untuk maju, dengan apapun keadaannya dirinya.


Muhammad Karim INDONESIA

1) Pasal 31 ayat (1) UUD NRI 1945, kesempatan memperoleh hak pendidikan bagi setiap warga negara tanpa diskriminasi.

2) Pasal 10 ayat (1) Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat menyatakan bahwa penyandang disabilitas berhak untuk memperoleh pendidikan pada semua satuan, jalur, jenis, dan jenjang pendidikan.

3) Pasal 5 khususnya ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa warga negara yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosial berhak memperoleh pendidikan khusus.

4) Pasal 9 ayat (2) huruf (a) United Nations Convention on the Rights of Persons with Disabilities tentang pemenuhan aksesibilitas di lembaga pendidikan. Pemerintah Indonesia telah meratifikasi United Nations Convention on the Rights of Persons with Disabilities melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011.



PESERTA HADIR
No
Nama
Keterangan
1
Prof. dr. IwanDwiPrahasto, M.Med.Sc
WakilRektorBidangAkademikdanKemahasiswaan
2
Dr. Drs. Senawi
DirekturKemahasiswaan
3
Dr. agr. Sri PeniWastutiningsih
KepalaDirektoratAdministrasiAkademik
4
Novita Ade Ferianty
Dit. Akademik
5
Riyanto
Dirmawa
6
Supriyani, SIP, MPA
Kasi. PenalarandanKewirausahaan
7
Dr. SuwarnoHadisusanto, S.U.
DekanFakultasBiologi
8
Dr. M. MukhtasarSyamsuddin
DekanFakultasFilsafat
9
Prof. Dr. Riyanto, M.Sc
DekanFakultasGeografi
10
Dr. PujoSemediHargoYuwono, M.A.
DekanFakultasIlmuBudaya
11
SoedarmantoIndarjulianto
WakilDekanBidangPenelitian, Pengabdian,danKerjasamaFKH
12
Dr. SatyawanPudyatmoko, S.Hut, M.Sc
DekanFakultasKehutanan
13
Drs. PekikNurwantoro, M.S, Ph.D
DekanFakultas MIPA
14
Supra Wimbarti, M.Sc, Ph.D
DekanFakultasPsikologi
15
Prof. Ir. PanutMulyono, M.Eng., D.Eng
DekanFakultasTeknik
16
Dr. Ir. LilikSutriarso, M.Eng
DekanFakultasTeknologiPertanian
17
Prof. Dr. SubagusWahyuno, Apt
DekanFakultasFarmasi
18
MukhanifYasin Yusuf
Ketua UKM PeduliDifabel
19
Reiki NauliHarahap
WakilKetua UKM PeduliDifabel
20
Muhammad Karim Amrullah
Sekretaris UKM PeduliDifabel
21
PutriIstiqomahRizkiHidayatun
AdvokomEksternal UKM PeduliDifabel
22
AscartiInggar
Advokom Internal UKM PeduliDifabel
23
RizkiaAyuFardani
PSDM UKM PeduliDifabel
24
Rico Fernando
RisetdanPenelitian UKM PeduliDifabel
25
Zulhavis
UKM PeduliDifabel
26
Agnes Dwi
UKM PeduliDifabel
27
RismaWiraBharata
Mahasiswa S2 FEB UGM
28
Sri ItaAlimena
Mahasiswa S2 PsikologiUGM


CATATAN

1)BagaimanapersepsiAndatentangmahasiswadifabel di perguruantinggi? Apakahmerekaselamainiterdiskriminasi?

Setuju
TidakSetuju
Alasan:
1)      semuatermasuk WNI berhakataspendidikandanpengajaran
2)      PT sudah modern (dilengkapiteknologi) sehinggatidakadaalasanuntukberhentiberinovasidalammenemukanalat bantu, sehinggamemberikemudahanbagimahasiswadifabeluntukmengaksespendidikan
3)      semestinyatidakperluadabatasanuntukmasuk/daftar di PT
Alasan
1)      pendidikanmerupakanhak, tetapibidang-bidangtertentuperludipertimbangkanberkaitandengankeamananbagimahasiswaterutamapada sat praktek (praktikumdanlapanganmisalnya)
2)      memangperluadapembatasanuntuk yang bisamendaftardisesuaikankemampuannya
3)      PT yang pentingadainformasiringkas/gambaran, terutamabagi program studi yang membutuhkanprasyaratkhusus. sebagaicontohperlukuliahlapangan, praktikum, pembedaanwarnauntukrekasikimia, dansejenisnya


2)Langkah-langkahapasaja yang menurutAndaperludilakukanPerguruanTinggijikahendakmenerimadanmendukungmahasiswadifabel?
1.      Melakukanpengadaanberisiefektifkhususdifabel
2.      Untukgedunglantai 5 minimal, dimungkinkanpengadaan lift
3.      Mewujudkaniklimpembelajarankondusifbagidifabelmelaluipenyediaansaranaprasarana yang diperlukan
4.      Menyediakan unit khusus di fakultasuntukbertanggungjawabdalammemberikanpelayanan public secaraadiltanpadiskriminasi
5.      Memfasilitasi/menciptakanfasilitasuntukdifabeldengancaramengembangkanpenelitian yang mengarahuntukfasilitasuntuk para difabel
6.      Fasilitaskhususuntukdifabelperludikembangkan, sepertijalandanruangkhususdifabel.
7.      Sedikit demi sedikitmelengkapifasilitas yang sangat vital bagidifabel, dapatdimulaidarifasilitas toilet, dansejenisnya.
8.      Memberikaninformasiringkaspadaproditertentu yang diperkirakanmembutuhkankemampuankhusus. Sebagaicontoh:
-          Untukprodigeofisikaperludiberikaninformasibahwabeberapamatakuliahmemerlukankuliahlapangan.
-          Untukprodikimiaperludiberikaninformasibahwabeberapamatakuliahmemerlukanpraktikum yang melibatkanperubahanwarnapadareaksikimia.
Informasiawaltersebuttidakdigunakansebagai “laranganmasuk”.


PEMBAHASAN

·         Pak Iwan: Tadi sudah ada penjelasan di radio RRI mengenai syarat terkait difabel di SNMPTN, on-air
·         Karim: ada diskriminasi terhadap difabel terhadap persyaratan difabel, dan disitu tidak dijelaskan mengapa tuna rungu tidak boleh kuliah di fakultas X dan alasannya kenapa. Dengan keterbatasan itu, kami yang difabel ini masih bisa kuliah dan berjuang untuk maju, dan sekarang kami ingin membutuhkan tanggapan dan mendengarkan masukan terkait difabel  yang gak boleh
·         Havist: Pengalaman kuliah, kalau berangkat kuliah dari rumah naik motor lancar tapi ketika sudah di kampus saya selalu merasa kesusahan untuk naik ke lantai atas. Jadi kalau misalnya gak ada teman yang gak datang ya saya gak kuliah.
·         Bu Ita: kalau dari kecil, saya memang sudah diajarkan mandiri.dari awal ketika mau daftar UGM saya selalu dipertanyakan apakah mampu dan ketidaksusahan untuk kuliah di lantai atas.saya sangat bersyukur karena gak lama lagi akan dibangun aksesibilitas di psikologi untuk tahun depan,  terkait demo, saya dari awal mengetahui bahwa non difabel banyak yang belum ngerti mengenai kami ini.
·         Dekan Filsafat (Mukhtasar Syamsuddin): Slamet Tohari adalah adik kelas saya dan selalu menyaksikan, kami di filsafat dari dulu  bahwa syarat yang ketiga itu saya tidak pernah mengetahui dan saya baru tahu sekarang ini. Kalau saya tidak lupa pernah bilang ke wadek saya yang pernah ikut rapat dalam pengambilan keputusan ini untuk ikut saya dengan syarat sebelumnya yang berarti bahwa difabel apapun bisa masuk dan kuliah ke filsafat. Ketika diterangkan Pak Iwan tadi bahwa kami sayang dengan semua orang yang difabel dan membutuhkan layanan khusus. Dan kemampuan yang dimiliki oleh difabel sebaiknya dapa difasilitasi. Dan ke depan bahwa syarat ketiga di filsafat, tidak pernah dengan senagaja menampilkan dan memasukkan di dalamnya, jadi intinya kuliah di filsafat adalah berpikir, jadi mereka yang tuna wicara sekalipun dapat masuk dan belajar di filsafat, dan fakultas kami welcome dengan difabel apapun kategorinya. Dan begitulah tanggapan dari saya, dan kami dengan bu peni sudah tidak ada lagi syarat yang melarang difabel untuk tidak kuliah.
·         Dekan FIB: dulu saya punya teman yang tuna rungu seangkatan dan dia lulus dengan nilai yang lebih baik. Dan kami sediakan  fasilitasi mereka difabel tuna rungu misalnya dan kami bantu. Dan di fib sendiri bahwa hanya 1 prodi yaitu arkeologi bahwa tidak boleh buta warna karena itu sangat penting dalam memahami materi. Dan kami ingin memanfaatkan kesempatan ini bahwa fib untuk memahami bidang keilmuan komunikasi non lisan. Dan kami berharap melalui jaringan ukm difabel untuk datang dan menyadari bahwa semua difabel welcome di fib. Tapi kami ingin minta bantuan dengan ukm ini untuk mempublikasi bahwa difabel bisa belajar di fib.
·         Dekan geografi: geografi masuk rumpun eksakta, bukannya membatasi tapi bidang kajiannnya ada syarat khusus, misalnya ada kuliah lapangan (kkl) setiap tahunnya dan setiap kuliah lapangan itu ada kewajiban untuk rintangan2 fisik seperti berjalan kaki sekian kilometer. Geografi sama dengan fakultas eksakta lainnya belum berubah syaratnya karena harus diseimbangin dengan kemammpuan teknologi dan fakultas geografi tahun ini akan ada lift nya untuk aksesibilitas difabel
·         Dekan biologi: tuna netra di biologi tidak bisa karena tidak bisa mengamati sel di mikroskop dan begitu juga dengan buta warna yang nantinya tidak akan bisa membedakan warna sel-sel dalam suatu jaringan. Dan syarat2 lainnya seperti tuna rungu, dsb bisa belajar di biologi.
·         Dekan psikologi: untuk tahun ini psikologi semua difabel welcome untuk belajar di psikologi, tapi untuk sekarang agak kesusahan bagi tuna daksa yang nantinya akan naik ke lantai atas.karena saat ini belum ada lift
·         Dekan MIPA: perlu ditekankan disini bahwa persepsi itu terbangun karena pengalaman yang berbeda beda, kalau di luar negeri bahwa fasilitas umum tersedia komplit bagi difabel dan masyarakt belajar begitu. Dan begitu juga ketika saya kuliah di Inggris ada tokoh yang menginspirasi dengan lapisan masyarakat lainnya.Di Inggris tidak ada pembedaan antara siswa difabel dan non difabel, seperti disini ada SLB dan sekolah biasa.dan disana tidak ada perlakuan khusus. Dan pada saat itu ada ibu2 yang mengeluh ketika anaknya tidak dapat membedakan font dan perlu kebutuhan khusus ketika kuliah terpaksa bahwa anaknya harus duduk di depan dan ditemani seseorang, sehingga point yang saya sampaikan bahwa kita dapat mengubah secara frontal, dan sekarang hanya kimia (1 dan 5) dan geofisika yang punya syarat khusus difabel juga. Dan hanya bebrapa matakuliah di jurusan kimia yang berhubungan dengan syarat difabel dan bisa saja ke depannya saya harapkan bahwa kimia mensyaratkan secara 0.dan keputusan itu akan dibentuk secara musyawarah.
·         Dekan Kehutanan: jujur saya punya saudara yang difabel, sehingga saya sennag dan apresiasi sekali dengan UKM peduli difabel. Sebetulnya fakultas kehutanan itu dapat menerima mahasiswa difabel seperti misalnya tuna  daksa yang harus berjuang ekstra untuk dapat kuliah di lantai atas.Bisa diterima tapi ada beberapa kondisi yang harus dipahami seperti misalnya ada kuliah lapangan yang butuh  ekstra fisik yang kuat, sehingga persyaratan yang ada di kehutanan dapat didiskusikan secara lanjut
·         Perwakilan dari Farmasi: untuk di farmasi memang ada persyaratan khusus terkait difabel yang nantinya pada saat kuliah, saat bekerja, dan berinteraksi dengan masyarakat lain, terkait pengecualian syarat2 ini kami berharap untuk dapat didiskusikan lagi.sehingga pengkategorian ini dapat diperhalus lagi dengan tidak lagi berupa poin tapi dengan wacana dengan syarat lainya.dan kalau misalnya ada kategori lainnya supaya dapat diperjelas.
·         Perwakilan dari Kedokteran Hewan: 1. Kita semua tahu bahwa ketika lahir tidak dapat memilih takdir kita sendiri, dan permasalahan ketika dalam bidang pekerjaan ada beberapa hal yang berkompetisi dengan lainnya.nah mungkin dalam hal ini, dalam KH prakteknya harus memegang anjing, sapi, dan lainnya, ketika mahasiswa harus mengeahui apakah anjingnya gaak atau tidak seperti misalnya mahasiswa tuna netra dan rungu yang tidak dpaat merasakannya. Sepertinya misalnya di Bali banyak terkena rabies adalah anak2 karena anak2 banyak yang sennag tapi tidak mengetahui bagaimana karakter anjing itu, dan seperti itulah ilustrasinya yang terdapat di fakultas kedokteran.dan sampai sekarang kami belum punya perangkat bagi tuna netra yaitu braille supaya mereka dapat mendeteksi keperluan yang ada.dan bagi saya bahwa judul pertemuan ini sangat menarik,  dan ide untuk membantu teman difabel bisa dilakukan dengan ikut kegiatan PKM semisalnya.
·         Mbak ita: apakah mungkin diadakan suatu slide/tulisan/film pendek disertakan lewat online/tidak untuk disosialisasikan ke sma-sma untuk menjembatani antara siswa dengan pihak universitas. Disertakan pula tingkat difabelitas.DekanBiologi setuju usul mbak ita, tapi diserahkan ke kemendikbud.
·         Geografi ada yang tunadaksa tangan. Tidak ada keluhan di masalah jalan di lapangan.
·         Reiki: masyarakat belum memahami tentang konsep difabelitas. Tentang sekolah inklusi jadi belum bisa diterapkan karena masyarakat masih mengkotak-kotakkan para difabel. Fasilitas fisik memang jadi prioritas penting, fakultas jangan lepas tangan kalau misalnya ada mahasiswanya yang difabel. Untuk fakultas eksak, mungkin memperhatikan lagi level2 ketunaan. Semoga untuk UM tidak mengikuti aturan pusat.Tidak hanya gambaran di kampus seprti apa tapi gambaran lapangan pekerjaannya juga.
·         Untuk fakultas eksak, pilihannya nomor 7, yaitu disuruh melihat di website UGM (deskripsinya). Ketunaan itu ada spesifiknya, jadi mohon tiap fakultas menambahkan di website. Malam ini disampaikan ke panitia pusat, dan website UGM akan diperbaiki infonya dengan tambahan dari fakultas (Bu Peni akan mengirimkan email ke wadek 1).
·         Belum semuanya berubah, paling tidak sudah banyak hal yang bisa diperbaiki dari pertemuan ini.bersama pak joni, rencana akan mengadakan safari PT, untuk menyadarkan pihak fakultas dan masyarakat.
·         Pak Senawi: mohon maaf sebelumnya karena saya harus mengisi kuliah umu di kehutanan. Memang seharusnya tidak ada diskriminasi terhadap difabel, UGM tidakpernahmendiskriminasicalonmahasiswa, khususnyadifabel (dalamhalini). Di sinilahupayakitauntukmemperjuangkan.









KESIMPULAN

1.      Tidak adamaksuduntukmelakukandiskriminasi terhadap difabel diUniversitasGadjahMada.

2.      Tidaksetujuadapengkategoriandifabelbagicalonmahasiswadalam SNMPTN 2014 karenaterkesanmendiskriminasi. Seharusnyadariawaladapenjelasanmengapamahasiswatertentutidakbisamemasukifakultas/jurusantertentu. Pun demikian para calonmahasiswadifabeltentumengetahuiseberapabesarkemampuan yang dimilikidenganmemilihfakultas/jurusan yang sesuai.


3.      Kebanyakanfakultasmeniadakanpengkategoriandifabeldalam SNMPTN 2014. Kecualinomortujuh yang ditentukanmasing-masing PT, yaknibagiprodi-proditertentu yang tidakmemungkinkanmahasiswadifabeltertentumengingatketerbatasan yang dimiliki.

4.      Perlunyaadaaksesibilitasfisik, meskipundisampingdemikian, kesadaranuntukmenolongmahasiswadifabelsecara non-fisiklebihdiutamakan.

5.      Ke depan, perlunya ada sosialisasi tentang difabel agar setiap pihak di kampus, khususnya di Universitas Gadjah Mada, dapat memahami sekaligus peduli terhadap isu difabel yang masih terdiskriminasi di tengah masyarakat.




a.n.
Muhammad KarimAmrullah
Sekretaris UKM PeduliDifabelUniversitasGadjahMada
085292251527
ari.achmad18@gmail.com

Hasil Sementara 23 Maret 2013


Program Studi

Persyaratan
1

7

2



3

7

4



5

7

6



7



8

7

9



10



11



12



13

7

14



15



16



17



18



19



20



21



22



23



Keterangan Kode Persyaratan
Kode
Keterangan
1
Tidak tuna netra
2
Tidak tuna rungu
3
Tidak tuna wicara
4
Tidak tuna daksa
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
6
Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
7
Lihat persyaratan khusus di website PTN





Program Studi

Persyaratan
1

7

2

7

3

7

4

7

5



6

7

7



8

7

9

7

10

7

11

7

12

7

13

7

14



15

7

16

7

17

7

18

7

19

7

20

7

21



22

7

23

7

24

7

25

7

26

7

27

7

28

7

29

7

30



31

7

32

7

33

7

34

7

35

7

36

7

37

7

38

7

39

7

40

7

41

7

42

7

43

7

44

7


 


Penjelasan angka 7
Alasan pemberlakuan persyaratan dibawah ini semata-mata  berkaitan dengan pencapaian kompetensi utama lulusan.
1.      FAKULTAS MIPA
a.      Program studi Geofisika
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Beberapa perkuliahan dan praktikum memerlukan kemampuan visual, terutama mata kuliah lapangan.

b.      Program studi Kimia
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1,5
Tidak tuna netra dan boleh buta warna sebagian
beberapamatakuliahdalamkurikulum yang memerlukanpraktikum di laboratoriumuntuk proses reaksi-reaksikimia yang memerlukankemampuanpembedakanwarnareaksikimia


2.      FAKULTAS GEOGRAFI

a.      Program Studi Geografi dan Ilmu Lingkungan

No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Sebagian besar mata kuliah dan praktikum disampaikan dalam bentuk visual
2
2
Tidak tuna rungu
Penyampaian materi kuliah dan praktikum sebagian besar secara oral
3
3
Tidak tuna wicara
Diperlukan diskusi di kelas dan di lapangan
4
4
Tidak tuna daksa *)
Terdapat kuliah lapangan
5
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Sebagian materi kuliah dan praktikum mensyaratkan dapat membedakan warna,  dan mampu melakukan pengamatan secara stereoskopis (Kartografi, Peginderaan Jauh, Mineralogi & Petrografi)

*) Tuna daksa yang masih diperbolehkan : bisa berjalan di medan yang relatif berat (bukit, pegunungan dan lembah sungai), dapat menulis.

b.      Program Studi Kartografi dan Penginderaan Jauh
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Sebagian besar mata kuliah dan praktikum disampaikan dalam bentuk visual
2
2
Tidak tuna rungu
Penyampaian materi kuliah dan praktikum secara oral
3
3
Tidak tuna wicara
Diperlukan diskusi di kelas dan di lapangan
4
4
Tidak tuna daksa *)
Terdapat kuliah lapangan
5
6
Tidak buta warna keseluruhan maupun sebagian
Sebagian materi kuliah dan praktikum mensyaratkan dapat membedakan warna,  dan mampu melakukan pengamatan secara stereoskopis (Kartografi, Peginderaan Jauh, Mineralogi & Petrografi)

*) Tuna daksa yang masih diperbolehkan : bisa berjalan di medan yang relatif berat (bukit, pegunungan dan lembah sungai), dapat menulis.

c.       Program Studi Pembangunan Wilayah
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Sebagian besar mata kuliah dan praktikum disampaikan dalam bentuk visual
2
2
Tidak tuna rungu
Penyampaian materi kuliah dan praktikum secara oral
3
3
Tidak tuna wicara
Diperlukan diskusi di kelas dan di lapangan
4
4
Tidak tuna daksa *)
Terdapat kuliah lapangan

*) Tuna daksa yang masih diperbolehkan : bisa berjalan di medan yang relatif berat (bukit, pegunungan dan lembah sungai), dapat menulis

3.      FAKULTAS KEDOKTERAN

a.      Program Studi Gizi kesehatan
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1,2,3
Tidak tuna netra, tidak tuna rungu dan tidak tuna wicara
Dapat berkomunikasi secara efektif dalam penangananan asuhan gizi klien
4
4
Tidak tuna daksa
Praktek lapangan berkaitan penangananan asuhan gizi klien (di desa, RS, puskesmas) memerlukan keterampilan tangan, khususnya


b.      Program Studi Ilmu Keperawatan
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1,2,3
Tidak tuna netra, tidak tuna rungu, tidak tuna wicara
Dapat berkomunikasi secara efektif dengan pasien
2
4
Tidak tuna daksa
Dapat memberikan asuhan kepada pasien yang juga berarti memfasilitasi mobilisasi pasien
3
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Dapat melakukan screening pemeriksaan pada pasien spt tes darah, reaksi obat


c.       Program Studi Pendidikan Dokter
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1,2,3
Tidak tuna netra, tidak tuna rungu, tidak tuna wicara
Dapat berkomunikasi secara efektif dengan pasien, keluarga dan masyarakat
2
4
Tidak tuna daksa
Dapat memberikan tatalaksana kepada pasien pada berbagai situasi termasuk situasi gawat darurat
3
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Dapat melakukan screening pemeriksaan pada pasien misalnya tes darah, identifikasi ujud kelainan, reaksi obat

4. FAKULTAS PERTANIAN
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Kegiatan praktikum banyak dilapangan bahkan dilokasi pegunungan serta kuliah sebagian menggunakan visual/animasi
2
2
Tidak tuna rungu
Kegiatan kuliah dilakukan secara oral dan beberapa kuliah di ruang yang besar sehingga memerlukan kepekaan pendengaran
3
3
Tidak tuna wicara
Di dalam kelas banyak dilakukan diskusi dan penilaian diambil dari kegiatan diskusi sebagai komponen penilaian akhir, sehingga mahasiswa lain akan sulit menangkap pesan dari tuna wicara. Di samping itu mata kuliah penyuluhan memmerlukan kemampuan komunikasi oral untuk menyampaikan pesan-pesan pada petani.
4
4
Tidak tuna daksa
Praktik lapangan yang tempatnya jauh dan sebagian lokasi berat (pegunungan), keterampilan memotong dan menyambung bagian tanaman, praktikum di perairan
5
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Sebagian praktikum berkaitan dengan warna sehingga buta warna total akan menyebabkan kesulitan dalam mengikuti kegiatan dan hasilnya akan fatal.

4.      FAKULTAS PETERNAKAN
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Kegiatan praktikum banyak di lapangan dengan menggunakan ternak baik kecil maupun besar, kemampuan visual dibutuhkan dalam mengamati perilaku hewan. Beberapa Matakuliah melakukan praktikum di lapangan.  Serta kuliah sebagian menggunakan visual/animasi
2
2
Tidak tuna rungu
Kegiatan kuliah dilakukan secara oral dan beberapa kuliah di ruang yang besar sehingga memerlukan kepekaan pendengaran
3
3
Tidak tuna wicara
Di dalam kelas banyak dilakukan diskusi dan penilaian diambil dari kegiatan diskusi sebagai komponen penilaian akhir, sehingga mahasiswa lain akan sulit menangkap pesan dari tuna wicara. Di samping itu mata kuliah penyuluhan memerlukan kemampuan komunikasi oral untuk menyampaikan pesan-pesan pada petani/peternak.
4
4
Tidak tuna daksa
Praktikum lapangan memerlukan kemampuan menangani ternak secara fisik.
5
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Sebagian praktikum berkaitan dengan warna sehingga buta warna akan menyebabkan kesulitan dalam mengikuti kegiatan dan hasilnya akan fatal.

5.      FAKULTAS KEDOKTERAN HEWAN
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Kegiatan praktikum banyak berhubungan dengan hewan dan dibutuhkan kemampuan visual  dalam mengamati perilaku hewan. Beberapa Matakuliah melakukan praktikum dengan mikroskop
2
2
Tidak tuna rungu
Diperlukan keterampilan dalam handling hewan
3
3
Tidak tuna wicara
Diperlukan diskusi di kelas dan di lapangan serta diharapkan bisa melakukan komunikasi efektif dengan klien
4
4
Tidak tuna daksa
Terdapat kuliah lapangan dan diperlukan keterampilan dalam handling hewan
5
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Sebagian praktikum berkaitan dengan warna sehingga buta warna total akan menyebabkan kesulitan dalam mengikuti kegiatan dan hasilnya akan fatal.

6.      FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Profesi dokter gigi memerlukan keterampilan dalam mencabut, menambal dan atau merawat gigi yang memerlukan ketelitian penglihatan
2
2,3
Tidak tuna rungu dan tidak tuna wicara
Komunikasi efektif dengan pasien sangat diperlukan
3
4
Tidak tuna daksa
Pekerjaan dokter gigi sangat membutuhkan tangan untuk merawat pasien
4
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Praktikum banyak memerlukan kemampuan membedakan warna.  Bahan estetik yang digunakan  untuk menambal sebagian besar berwarna, sehingga diperlukan ketelitian dalam pemilihan warna.

7.      FAKULTAS BIOLOGI
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Sebagian besar mata kuliah dan praktikum baik di laboratorium maupun lapangan memerlukan kepekaan penglihatan
2
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Praktikum baik  di laboratorium maupun lapangan banyak memerlukan kemampuan membedakan warna. 




8.      FAKULTAS FARMASI
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Berbagai kegiatan yang mengharuskan seseorang dapat membaca dan mengamati dengan sempurna berbagai obyek yang berkaitan dengan pekerjaannya
2
2,3
Tidak tuna rungu dan Tidak tuna wicara
Brkaitan dengan tugas apoteker sebagai pemberi pelayanan dan konsultasi obat kepada masyarakat. Beberapa kegiatan di fakultas berupa diskusi, presentasi maupun simulasi konsultasi anatar apoteker dan dokter.
3
4
Tidak tuna daksa
Ketunaaan yang menyebabkan mahasiswa tidak dapat melakukan kegiatan di laboratoriumdengan aman (cacat tangan misalnya) atau menyebabkan seseorang tergantung pada alat  bantu. Persyaratan ini utamanya berkaitan dengan keamanan mahasiswa selama menjalankan kegiatan di laboratorium yang memerlukan kemandirian dan harus bekerja dengan berbagai bahan kimia (berbahaya)
4
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Kegiatan laboratorium dalam analisis kimia, yang berkaitan dengan pengamatan perubahan warna yang terjadi pada beberapa reaksi dan kemampuan menganalisis kandungan obat yang memiliki beberapa warna.

9.      FAKULTAS KEHUTANAN
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan

1
1
Tidak tuna netra
Kegiatan praktikum banyak dilapangan bahkan di lokasi hutan serta kuliah sebagian menggunakan visual/animasi

2
2
Tidak tuna rungu
Beberapa ruang kuliah besar dan dilakukan secara oral memerlukan kepekaan pendengaran

3
3
Tidak tuna wicara
Kegiatan pembelajaran di kelas banyak dilakukan diskusi, sehingga mahasiswa lain akan sulit menangkap pesan dari tuna wicara. Di samping itu beberapa penyuluhan untuk petani hutan juga dilakukan

4
4
Tidak tuna daksa
Praktik lapangan yang tempatnya medannya berat memerlukan keterampilan tertentu

5
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Sebagian materi kuliah dan praktikum mensyaratkan dapat membedakan warna  dan memerlukan pengamatan warna







*) Tuna daksa yang masih diperbolehkan : bisa berjalan di medan yang relatif berat (bukit, pegunungan dan lembah sungai), dapat menulis.

10.  FAKULTAS EKONOMI
Program studi Akuntasni, Manajemen dan Ilmu Ekonomi
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Sebagian besar mata kuliah dan praktikum disampaikan dalam bentuk visual.
2
2
Tidak tuna rungu
Penyampaian materi kuliah dan komunikasi disampaikan  secara oral
3
3
Tidak tuna wicara
Diperlukan diskusi di kelas dan banyak presentasi

11.  FAKULTAS HUKUM
Program studi Ilmu Hukum
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
3
Tidak tuna wicara
Diperlukan diskusi di kelas dan dalam advokasi diperlukan keterampilan berbicara

12.  FAKULTAS ILMU BUDAYA
Program Studi Arkeologi
No
Kode Persyaratan
Keterangan Persyaratan
Alasan
1
1
Tidak tuna netra
Pengamatan benda-benda bersejarah memerlukan ketelitian penglihatan
5
5
Tidak buta warna keseluruhan, boleh buta warna sebagian
Penyelidikan artefak banyak memerlukan kemampuan membedakan warna