Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Oktober 2024

Kabinet Merah Putih 2024-2029 (20 dan 21 Oktober 2024)

Berikut ini susunan lengkap nama dan jabatan di dalam Kabinet Merah Putih untuk Masa Bakti 2024-2029 yang dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2024 dan Senin, 21 Oktober 2024. Terdapat 48 menteri termasuk tujuh menteri koordinator, 55 wakil menteri, dan tujuh jabatan lainnya.


Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan

Dilantik pada 20 Oktober 2024


Presiden: Prabowo Subianto Djojohadikusumo

Wakil Presiden: Gibran Rakabuming Raka


****


Menteri dan Setingkat Menteri

Dilantik pada 21 Oktober 2024


Menteri Koordinator


Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Budi Gunawan

Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan: Lodewijk Freidrich Paulus


Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan: Yusril Ihza Mahendra

Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan: Otto Hasibuan


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto


Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pratikno


Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan: Agus Harimurti Yudhoyono


Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat: Abdul Muhaimin Iskandar


Menteri Koordinator Bidang Pangan: Zulkifli Hasan


Menteri Triumvirat


Menteri Dalam Negeri: Muhammad Tito Karnavian

Wakil Menteri Dalam Negeri: Bima Arya Sugiarto

Wakil Menteri Dalam Negeri: Ribka Haluk


Menteri Luar Negeri: Sugiono

Wakil Menteri Luar Negeri: Muhammad Anis Matta

Wakil Menteri Luar Negeri: Arrmanatha Christiawan Nasir

Wakil Menteri Luar Negeri: Arif Havas Oegroseno


Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin

Wakil Menteri Pertahanan: Doni Hermawan


Menteri dan Kepala Badan


Menteri Sekretaris Negara: Prasetyo Hadi

Wakil Menteri Sekretaris Negara: Bambang Eko Suharyanto

Wakil Menteri Sekretaris Negara: Juri Ardiantoro


Menteri Agama: Nasaruddin Umar

Wakil Menteri Agama: Romo Muhammad Syafi'i


Menteri Hukum: Supratman Andi Agtas

Wakil Menteri Hukum: Edward Omar Syarief Hiariej


Menteri Hak Asasi Manusia: Natalius Pigai

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia: Mugiyanto


Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Agus Andrianto

Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan: Silmy Karim


Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati

Wakil Menteri Keuangan: Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono

Wakil Menteri Keuangan: Suahasil Nazara

Wakil Menteri Keuangan: Anggito Abimayu


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Abdul Mu'ti

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Fajar Riza Ulhaq

Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: Atip Latipulhayat


Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi: Satryo Soemantri Brodjonegoro

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Fauzan

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi: Stella Christie


Menteri Kebudayaan: Fadli Zon

Wakil Menteri Kebudayaan: Giring Ganesha


Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin

Wakil Menteri Kesehatan: Dante Saksono Harbuwono


Menteri Sosial: Saifullah Yusuf

Wakil Menteri Sosial: Agus Jabo Priyono


Menteri Ketenagakerjaan: Yassierli

Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Immanuel Ebenezer Gerungan


Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran: Abdul Kadir Karding

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran/Wakil Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran: Christina Aryani

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran/Wakil Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran: Dzulfikar Ahmad Tawalla


Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita

Wakil Menteri Perindustrian: Faisol Riza


Menteri Perdagangan: Budi Santoso

Wakil Menteri Perdagangan: Dyah Roro Esti Widya Putri


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Bahlil Lahadalia

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Yuliot


Menteri Pekerjaan Umum: Raden Dody Hanggodo

Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Diana Kusumastuti


Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Maruarar Sirait

Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman: Fahri Hamzah


Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Yandri Susanto

Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal: Ahmad Riza Patria


Menteri Transmigrasi: Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara

Wakil Menteri Transmigrasi: Viva Yoga Mauladi


Menteri Perhubungan: Dudy Purwagandhi

Wakil Menteri Perhubungan: Suntana


Menteri Komunikasi dan Digital: Meutya Viada Hafid

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital: Angga Raka Prabowo

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital: Nezar Patria


Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman

Wakil Menteri Pertanian: Sudaryono


Menteri Kehutanan: Raja Juli Antoni

Wakil Menteri Kehutanan: Sulaiman Umar


Menteri Kelautan dan Perikanan: Sakti Wahyu Trenggono

Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: Didit Herdiawan Ashaf


Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional: Nusron Wahid

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional: Ossy Dermawan


Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Rachmat Pambudy

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Wakil Kepala /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional: Febrian Alphyanto Ruddyard


Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Rini Widiyantini

Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Purwadi Arianto


Menteri Badan Usaha Milik Negara: Erick Thohir

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: Kartika Wirjoartmodjo

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: Aminuddin Ma'ruf

Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara: Dony Oskaria


Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional: Wihaji

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional: Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka


Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Hanif Faisol Nurrofiq

Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup: Diaz Faisal Malik Hendropriyono


Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Rosan Perkasa Roeslani

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal: Tudotua Pasaribu


Menteri Koperasi: Budi Arie Setiadi

Wakil Menteri Koperasi: Ferry Joko Yuliantono


Menteri Usaha Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Maman Abdurrahman

Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah: Helvi Yuni Moraza


Menteri Pariwisata: Widiyanti Putri Wardhana

Wakil Menteri Pariwisata: Ni Luh Enik Ernawati/Ni Luh Puspa


Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Teuku Riefky Harsya

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Irene Umar


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Arifatul Choiri Fauzi

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Veronica Tan


Menteri Pemuda dan Olahraga: Ario Bimo Nandito Ariotedjo

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga: Taufik Hidayat


Setingkat Menteri


Jaksa Agung: Sanitiar Burhanuddin


Kepala Badan Intelijen Negara: Muhammad Herindra


Kepala Staf Kepresidenan: Anto Mukti Putranto

Wakil Kepala Staf Kepresidenan: Muhammad Qodari


Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office: Hasan Nasbi


Ketua Dewan Ekonomi Nasional: Luhut Binsar Pandjaitan


Sekretaris Kabinet: Teddy Indra Wijaya


****

Senin, 01 Agustus 2016

Kebakaran Rumah di Kemitbumen pada 31 Juli 2016

--- just share, lated post---

Selamat siang. 
Mohon ijin melaporkan pada tanggal 31 Juli 2016 pukul 12.50 Wib di Jl. Kemitbumen No.15 Rt 59 Rw 15 Kel. Panembahan, Kec. Kraton Yogyakarta telah terjadi kebakaran rumah milik Ibu Sri Rahayu umur 72 Tahun (Nenek) yang diakibatkan oleh api dari tungku yang merembet ke dinding/terbuat dari bambu.

a. Saksi-saksi :

1. Ibu Sawitri, 50 Th, Islam, Swasta, alamat Jl. Kemitbumen No.15 Rt 59 Rw 15 Kel. Panembahan, Kec. Kraton Yogyakarta.
2. Ifal, 20 th, Islam, Mahasiswa, Jl. Kemitbumen No.15 Rt 59 Rw 15 Kel. Panembahan, Kec. Kraton Yogyakarta.

b. Kronologi kejadian sbb :
1. Pada pukul 12.15 Wib Bpk.Murtani memasak nasi dengan menggunakan kayu bakar,kemudian ditinggal ke Keben Kraton Yogyakarta (meninggalkan kakak perempuan dalam keadaan lumpuh dirumah,dan meninggalkan api ditungku saat memasak nasi)
2. Pada pukul 12.50 terdengar suara teriakan dari dalam rumah Ibu Sri Rahayu, selanjutnya salah satu saksi melihat api dari dalam rumah ruang dapur dan menolong Ibu Sri Rahayu keluar dari rumah.
3. Pada saat Ibu Sri Rahayu dibawa keluar, Api sudah menjalar ke atap rumah tepatnya bagian dapur.
4. Pada pukul 13.00 warga sekitar di bantu dari Komunitas Code X,Kokam,BPBD Kota Yogyakarta dan TNI berusaha memadamkan Api secara manual, selanjutnya salah satu saksi menghubungi Pemadam Kebakaran Kota Yogyakarta.
5. Pada Pukul 13.10 Wib 4 Unit Pemadam kebakaran dari Kota Yogyakarta dan 2 Unit Pemadam Kebakaran di Kabupaten Bantul tiba di TKP selanjutnya memadamkan api.
5. Pukul 13.15 Api dapat dipadamkan.

c. Kerugian :

1. Personil : Nihil
2. Meteriil :
a. Rumah tinggal berukuran 8x6 Meter habis terbakar beserta isinya.
b. Diperkirakan kerugian ± 60 Juta.

Saat ini permasalahan tersebut dalam penanganan Polsek Kraton dan Polresta Yoogyakarta.





Senin, 08 Juni 2015

Fenomena Cacing Bantul Juni 2015

Just share

Fenomena Cacing Bantul Juni 2015

---
Buat teman2 yg di Jogya dekat bantul, ini ada info dari teman yang anggota Basarnas: buat jaga2 : dari Bantul merata , wilayah Berbah, Prambanan sampai Solo, ada fenomena aneh, banyak cacing keluar dari tanah dalam keadaan lemas , temanku sih saran kan siap emergency, karena dulu saat gempa 2006 terjadi seminggu setelah fenomena cacing ini juga pd keluar, analisa awal , terjadi peningkatan aktifitas tektonik dijalur Subduction kidul sana, akibat terjadi pelepasan energy ke permukaan tanah, fenomena ini terjadi pada th 2006 sebelum gempa besar di DIY/khusus nya Bantul sekitarnya......copas dr sebelah

---
Ini jwbn dr pak Moch. Riyadi, kepala pusat gempapumi dan tsunami bmkg di grup IABI:
Berkaitan dengan Berita banyaknya cacing yg keluar kemarin di kab Bantul, dapat kami sampaikan beberapa hal sbb :
1. Berita itu sdh saya crosscek ke kepala BPBD kab Bantul, ternyata benar, keluarnya cacing yg abnormal, dibeberapa tempat di Kab.Bantul.
2. Keluarnya cacing tersebut dimungkinkan akibat guyuran hujan dua hari berturut-turut setelah tidak hujan sama sekali mulai 27 sd 30 mei dan tgl 31 mei  dan 1 juni diguyur hujan yg cukup significan, kondisi inilah yang memungkinkan keluarnya cacing, seperti halnya keluarnya laron setelah hujan kemudian tidak hujan.
3. Dari monitoring prekursor stasiun Pundong selama 1 minggu ( 25 Mei sd 2 Jun ) tidak menunjukan adanya perubahan paramater ( temperatur,  tekanan, temp bawah permukaan dan  emisi  radon ) ,  sehingga kemungkinan tidak ada kaitannya dengan akan terjadinya   gempabumi.

Via SAR DIY

Sabtu, 09 Mei 2015

Dubes RI beserta Ibu Dubes Korban Heli Jatuh di Pakistan

PRESS RELEASE
DUBES RI ISLAMABAD BESERTA IBU KORBAN KECELAKAAN HELIKOPTER JATUH DI WILAYAH GILGIT-BALTISTAN

Pada tanggal 8 Mei 2015, Duta Besar RI untuk Pakistan, Burhan Muhammad beserta istri Ibu Heri Listyawati memenuhi undangan Kementerian Luar Negeri Pakistan untuk mengikuti program Visit of Resident Ambassadors/High Commissioners to Gilgit-Baltistan yang diagendakan pada tanggal 8-11 Mei 2015.  Keseluruhan peserta yang ikut dalam program itu berjumlah 57 orang (32 laki-laki, 20 perempuan dan 5 anak) dengan rincian: 30 Kepala Perwakilan/Duta Besar dan sejumlah isteri Duta Besar beserta anak serta pejabat Pakistan. Peserta program berangkat dari Nur Khan Airbase di Islamabad via pesawat pada hari Jumat 8 Mei 2015 pukul 08:30 waktu setempat menuju ke wilayah Gilgit-Baltistan (utara Pakistan) tiba pukul 09:30. Jarak antara Islamabad-Gilgit sekitar 480 KM (1 jam via pesawat). Pada pukul 10:30 dengan menggunakan 4 (empat) helikopter rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Naltar Valley, wilayah Gilgit-Baltistan. Dalam perjalanan menuju Naltar Valley, sekitar pukul 11.45 siang waktu setempat, telah terjadi kecelakaan terhadap 1 (satu) helikopter MI-17 dengan penumpang 17. KBRI Islamabad segera menghubungi pihak-pihak terkait termasuk secara langsung memberikan note verbal ke Kemlu Pakistan untuk mengkonfirmasi berita jatuhnya helikopter tersebut dan mengetahui keselamatan Bapak Duta Besar beserta Ibu.
Kemlu Pakistan membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan Dubes RI Islamabad mengalami luka-luka dan isteri Ibu Heri Listyawati meninggal dunia. Saat ini, Bapak Duta Besar dirawat di The Combined Military Hospital, Jutial, wilayah Gilgit-Baltistan (berjarak sekitar 30 KM dari tempat kejadian). Mengenai jumlah keseluruhan korban dari peristiwa tersebut belum disampaikan secara resmi oleh Kemlu Pakistan. Penyebab jatuhnya helikopter tersebut juga masih sedang dalam penyelidikan otoritas setempat.
KBRI Islamabad secara intensif berkoordinasi dengan pihak setempat baik untuk proses evakuasi termasuk pemulangan jenazah Ibu Dubes maupun penanganan luka-luka Bapak Duta Besar.


KBRI ISLAMABAD
8 Mei 2015